Langsung ke konten utama

Postingan

BAHAYA DUKUN DAN AKIBATNYA

1. Pengertian Dukun adalah orang yang mengambil informasi pendengaran dari setan yang mencuri pendengarandari langit. Al-Baghawy berkata, "Al-'Arraf (orang pintar) ialah orang yang mengaku tahu dengan menggunakan isyarat-isyarat untuk menunjukkan barang curian atau tempat barang hilang dan semacamnya. Ada yang mengatakan bahwa dia adalah kahin (dukun), padahal kahin adalah orang yang memberitahukan perkara-perkara gaib yang akan terjadi dimasa datang. Ada pula yang mengatakan, yaitu orang yang memberitahukan apa yang tersimpan dalam hati seseorang." Abul Abas Ibnu Taimiyah berkata, Al-'Araf adalah sebutan untuk tukang ramal, ahli nujum, tukang ramal, peramal nasib dan sebangsanya, yang menyatakan tah u tentang perkara-perkara (yang tidak diketahuioleh orang lain) dengan cara-cara tersebut.") [1] Ibnu Hajar Al-Atsqalany berkata, Dukun adalah orang yang mengabarkan beberapa perkara tyang tersembunyi sebaginan besara namun mayoritas salah. Dan i...

HUKUM BERNAZAR KEPADA SELAIN ALLAH

DEFINISI Secara Bahasa  Yaitu masdar dari نذر- نذر yang berarti janji. Secara Isthilah yaitu  Janji seorang muslim kepada dirinya sendiri sebagai ketaatan kepada Allah , seperti mengatakan,: "untuk aku akan puasa satu hari" atau "aku akan sholat dua rekaat."  Atau Suatu tindakan mewajibkan diri sendiri,yang mana sesuatu hal itu sebetulnya tidak diwajibkan syari'at kepadanya.  DALIL-DALIL YANG BERKAITAN DENGAN NADZAR  "Hendaklah meeka memenuhi nadhar-nadhar mereka," (Qs.Al Hajj :29) "Mereka menunaikan nadhar dan takut akan suatu hari yang adzabnya merata dimana-mana" (Qs.Al Insan:7) "Apa saja yang kamu nafkahkan atau apa yang kamu nadharkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya. Arang-arang yang dhol;im tidak punya seorang penolongpun."  (Qs.Al Baqoroh:270) عن عائشة رضي الله عنها أن رسول الله ص قال: "من نذر أن يطيع الله فليطعه ومن نذر أن يعصي الله فلا يعصه (رواه البخاري)   Artinya : " Barang siapa...

TATA CARA MENGKAFANI MAYIT

LANGKAH PERTAMA Ukuran Kain Kafan 1.Ukurlah lebar tubuh jenazah. Jika lebar tubuhnya 30 cm maka lebar kain kafan yang di sediakan adalah 90 cm. Jika lebar tubuhnya 40 cm maka lebar kain kafan yang di sediakan adalah 120 cm. Jika lebar tubuhnya 50 cm maka lebar kain kafan yang di sediakan adalah 150 cm. Jika lebar tubuhnya 60 cm maka lebar kain kafan yang di sediakan adalah 180 cm. 2.Ukurlah tinggi tubuh jenazah. Jika tinggi tubuhnya 180 cm maka panjang kain kafannya 60 cm menjadi 240 cm. Jika tinggi tubuhnya 150 cm maka panjang kain kafannya ditambahkan 50 cm menjadi 200 cm. Jika tinggi tubuhnya 120 cm maka panjang kain kafannya ditambahkan 40 cm menjadi 160 cm. Jika tinggi tubuhnya 90 cm maka panjang kain kafannya di tambahkan 30 cm menjadi 120 cm. Tambahan panjang kain kafan tersebut di maksudkan agar mudah mengikat bagian atas kepalanya dan  bagian bawah kakinya. LANGKAH KE DUA Tata Cara Mengkafaninya. 1.Cara mengkafani jenazah laki...

CINTA MANUSIA KEPADA KENIKMATAN DUNIA

Emas lambang kekayaan Allah berfirman : زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ وَالْبَنِينَ وَالْقَنَاطِيرِ الْمُقَنْطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالْأَنْعَامِ وَالْحَرْثِ ذَلِكَ مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَاللَّهُ عِنْدَهُ حُسْنُ الْمَآبِ  "Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga)." Allah memberitahukan mengenai apa yang dijadikan indah bagi manusia dalam kehidupan dunia, berupa berbagai ragam kenikmatan ; wanita dan anak, harta, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang.  Wanita adalah fitnah terbesar yang ditimbulkan Pada ayat ini perlu digaris bawahi kenapa Allah memulainya dengan menyebut wanita, itu disebabkan tidak lain adalah ka...

CIRI-CIRI HUSNUL KHOTIMAH

Dalam sejumlah hadis dijelaskan bahwa ada beberapa tanda kematian seseorang dapat dikategorikan sebagai orang yang meninggal dalam keadaan husnul khotimah, antara lain: A. Mengucapkan Syahadatai atau lafadz tauhidz menjelang ajalnya tiba. Dari Mu'adz bin Jabal Ra, Rasulullah SAW telah bersabda: "Barangsiapa yang menjelang kematiannya mengucapkan Laa Ilaaha Illallah, ia akan masuk surga" (HR Hakim)  B. Meninggal dengan keringat di dahi Dari Buraidah bin Al-Khoshib Ra ia berkata: "Aku sedang berada di Khurosan untuk menjenguk saudaraku yang sedang sakit lalu aku menemuinya dalam keadaan telah wafat dan ada keringat di dahinya, berkata : Allahu Akbar! Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: Matinya seorang mukmin dengan keringat di dahinya" (HR Ahmad 5/357, Nasa'i 1/259, Tirmidzi 2/128, Ibnu Majah 1/443-444, Ibnu Hibban 730 dan Al-Hakim 1/361)  C. Meninggal pada hari Jum'at atau malamnya Dari Abdulloh bin Amr Ra, Rasulullah SAW bersa...

SUTRAH (TABIR PEMBATAS) DALAM SHALAT

Oleh : Moch. Rochmat Hidayatullah I.          DEFINISI a. Secara Bahasa    :  Dari sisi bahasa kata sutrah adalah bentuk jama’ (plural) dari kata sa-ta-ra berarti menutupi. Maka sutrah berarti sesuatu yang menutupi. [1] b. Secara Istilah      :  Menurut syara’ sutrah adalah sesuatu yang dijadikan sebagai pembatas seseorang yang mendirikan shalat dengan orang yang berjalan di depannya. [2] II.        DALIL YANG MENSYARIATKAN Dari Ibnu 'Umar -radhiyallahu 'anhuma-, dia berkata: Rasulullah n bersabda: لاَ تُصَلِّي إِلاَّ إِلَى سُتْرَةٍ، وَلاَ تَدَعْ أَحَدًا يَمُرُّ بَيْنَ يَدَيْكَ، فَإِنْ أَبَى فَلْيُقَاتِلْهُ، فَإِنَّ مَعَهُ الْقَرِيْن "Janganlah kalian shalat, kecuali menghadap sutrah dan janganlah kalian membiarkan seorangpun lewat di hadapanmu, jika dia menolak hendaklah kamu bunuh dia, karena sesungguhnya ada syetan yang bersamanya."(HR. Mu...