Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Aqidah

EKSISTENSI TAUHID DAN SYIRIK

Oleh Fahrurozi Naim, S.Pd.I Jika mengamati kisah-kisah dalam ayat-ayat Al-Quran, pertarungan antara kebenaran dan kebatilan sudah menjadi sunnatullah [1] dalam kehidupan ini. Kehidupan ini tidak hanya didominasi oleh kebenaran saja bebas dari kejelekan. Begitu juga sebaliknya, tidak hanya didominasi oleh kejelekan bebas dari kebenaran.  Keadaan seperti ini sudah berlangsung sejak awal penciptaan manusia, Adam dan Hawwa. Kala itulah Allah melaknat Iblis karena kesalahannya dan Iblis bersumpah akan meneruskan permusuhan ini sepanjang zaman sampai hari akhir. [2] Sebagai mana tercantum dalam Alquran: قَالَ رَبِّ بِمَا أَغْوَيْتَنِي لَأُزَيِّنَنَّ لَهُمْ فِي الْأَرْضِ وَلَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ. إِلَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِينَ “Iblis berkata: "Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba Engkau y...

GHULUW (BERLEBIH-LEBIHAN) MENYANJUNG ORANG-ORANG SHALIH

Definisi Ghuluw Ghuluw artinya melampaui batas. Dikatakan غلا- غلوا jika ia melampaui batas dalam ukuran. Alah berfirman: "Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. " (Qs. An Nisa': 171) Maksudnya melampaui batas dalam mengagungkan, baik dengan perkataan maupun kepercayaan. Sedangkan maksud larangan ghuluw adalah larangan mengangkat mahluk melebihi kedudukannya yang telah Allah tetapkan kepadanya. Berarti menetapkannya pada kedudukan yang tidak sepatutnya dimiliki selain Allah SWT. [1] Syaikh Abdurrahman As Sa'di berkata: "Allah melarang Ahli Kitab berlebih-lebihan dalam beragama. yaitu melampaui batas dan ketentuan yang disyariatkan kepada sesuatu yang tidak disyariatkan. Seperti perkataan orang-orang Nasrani dalam ghuluw mereka terhadap Isa bin Maryam dan mengangkatnya dari maqam nubuwwah dan risalah kepada maqam ketuhanan yang tidak layak disandang selain Allah...

BAHAYA DUKUN DAN AKIBATNYA

1. Pengertian Dukun adalah orang yang mengambil informasi pendengaran dari setan yang mencuri pendengarandari langit. Al-Baghawy berkata, "Al-'Arraf (orang pintar) ialah orang yang mengaku tahu dengan menggunakan isyarat-isyarat untuk menunjukkan barang curian atau tempat barang hilang dan semacamnya. Ada yang mengatakan bahwa dia adalah kahin (dukun), padahal kahin adalah orang yang memberitahukan perkara-perkara gaib yang akan terjadi dimasa datang. Ada pula yang mengatakan, yaitu orang yang memberitahukan apa yang tersimpan dalam hati seseorang." Abul Abas Ibnu Taimiyah berkata, Al-'Araf adalah sebutan untuk tukang ramal, ahli nujum, tukang ramal, peramal nasib dan sebangsanya, yang menyatakan tah u tentang perkara-perkara (yang tidak diketahuioleh orang lain) dengan cara-cara tersebut.") [1] Ibnu Hajar Al-Atsqalany berkata, Dukun adalah orang yang mengabarkan beberapa perkara tyang tersembunyi sebaginan besara namun mayoritas salah. Dan i...