Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Mar'ah Sholihah

Tata Cara Menyambut Kehadiran Bayi

Setelah kelahiran anak, dianjurkan bagi orang tua atau wali dan orang di sekitarnya melakukan hal-hal berikut : Menyampaikan Kabar Gembira Dan Ucapan Selamat Atas Kelahiran Begitu melahirkan, sampaikanlah kabar gembira ini kepada keluarga dan sanak family, sehingga semua akan bersuka cita dengan berita gembira ini. Firman Allah tentang kisah Nabi Ibrohim bersama Malaikat: وامرأته قائمة  فضحكت فبشرناها بإسحاق ومن وراء إسحاق يعقوب  ( هود :71 ) “Dan istrinya berdiri ( dibalik tirai ) lalu dia tersenyum.maka Kami sampaikan kepadanya berita gembira tentang ( kelahiran ) ishaq dan dari ishaq ( akan lahir putranya ) Ya’qub”. (QS  Hud :71 ) Dan firman Allah tentang kisah Nabi Zakariyah . فنادته الملائكة وهو قائم يصلي في المحراب أن الله يبشرك بيحي  ( آل عمران : 39 ) “ Kemudian Malaikat jibril memanggil Zakariya, sedang ia tengah berdiri melakukan sholat di mihrob  ( katanya ) sesungguhnya Allah mengembirakan kamu dengan kelahiran  ( seorang putra...

Sebuah Mahar Mulia

Setiap wanita pastilah memiliki mimpi yang indah bagi kehidupan pernikahannya. dan ketika gerbang pernikahan telah di depan mata, pastilah juga akan banyak hal yang dipersiapkan. Salah satunya adalah tentang mahar yang akan diterima sang wanita dari calon suami mereka. Telah banyak kita mendengar, tentang kenyataan yang beredar di luaran, tentang besarnya jumlah permintaan mahar dari sang calon istri. Seolah-olah tergambar bahwa menikah itu sangat mahal dan sulit dilakukan. Saudariku yang dirahmati Allah... Sudahkah sampai kepada kita tentang kisah Rumaisha’ Ummu Sulaim binti Malhan bin Khalid bin Zaid bin Haram bin Jundub bin Amir bin Ghanam bin Adi bin Najar Al-Anshariyah Al-Khazrajiyah, atau yang dikenal dengan nama Ummu Sulaim? Beliau adalah salah satu wanita muslimah yang teguh dan setia di atas keislamannya. Telah terukir dalam hati beliau keterikatan hati kepada Islam, dan  lebih kuat daripada keterikatan hatinya terhadap kenikmatan dunia. Bahkan oleh Rasulullah shall...

Aku Bangga menjadi Muslimah

Bangganya aku menjadi muslimah, karena Islam yang hadir sebagai rahmatal lil’alamin, menghapus seluruh bentuk kezhaliman-kezhaliman yang menimpa kaumku dan mengangkat derajatku dalam martabat yang manusiawi. Karena kemuliaan Islam yang sangat tinggi pula, maka aku dan kaumku terbebas dari penindasan seperti dijaman jahiliyah. Dijaman itu, dimana kelahiran para wanita selalu di anggap sebagai aib besar bagi keluarga terutama sang ayah. Karena itulah mereka tega mengubur kaumku hidup-hidup dan ada yang membiarkan hidup tetapi dalam keadaan rendah dan hina. Bahagianya aku menjadi muslimah karena tak ada beda antara kami dan para laki- laki, dalam hal timbangan kemuliaan dan ketinggian martabat di sisi Allah subhanahu wata’ala. Karena kesemuanya itu hanyalah terbedakan atas nama takwa. Allah subhanahu wata’ala menegaskan dalam firman-Nya: “Barangsiapa yang mengerjakan amalan shalih, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan kami berikan kepadanya ke...

Karena Aku Begitu Merindukan Surga

Terkisah seorang sahabat yang tengah menjenguk sahabat wanitanya. Sang sahabat tengah menderita penyakit parah sehingga membuatnya terbaring sakit bertahun- tahun. Tidak terhitung sudah, berapa banyak biaya dan usaha yang telah dilakukannya untuk berobat. Namun Allah belum menghendaki kesembuhan atasnya.  Disebuah kamar sempit itu, terjadilah perbincangan yang sangat menarik. Satu hal yang menjadi penasaran sang sahabat, adalah ketika melihat raut wajah sahabatnya yang sama sekali tiada tampak kekhawatiran di wajah sahabatnya yang sedang sakit itu. Dengan penuh kehati- hatian dia bertanya, bagaimana bisa kau sangat bersabar atas musibah yang menimpamu kali ini? dan bukankah ini sudah bertahun- tahun lamanya? Sang sahabat yang tengah terbaring sakit itu tersenyum, dan menjawab... Aku pernah membaca sebuah kisah, tentang seorang wanita di jaman Rasulullah. Wanita yang sangat sholihah, dan begitu merindukan syurga. Ibnu Abbas pernah berkata bahwa beliau ingin menun...

Mengapa Harus Dengan Akhwat?

“ Mas... kok belum berkemas-kemas... kemah itu nggak berat lho. Selain menyehatkan jasad, yang lebih penting, ia bagian dari   i'dad, persiapan dan latihan berjihad. Mas kebanggaan kami, si kecil kelak akan mencontoh Mas ,” kata seorang akhwat sambil mengelus-elus pundak suaminya. “ Adik bantu mengemasi ya... ” belum keluar jawaban dari bibir suaminya, akhwat itu telah mengeluarkan tas ransel dari lemari. Sang suami yang tadinya ogah-ogahan mulai berdiri. Bangkit mengambil hp. “ Ustadz, saya besuk ikut berangkat kemah ,” kata ikhwan itu, kini tanpa ragu-ragu. “ Lho, kemarin katanya kesulitan cuti?, ” terdengar jawaban dari balik hp “ Kalau masalah kerja insya Allah bisa diatur, Ustadz , ” Balasnya sembari tersenyum. *** Begitulah inti dialog suami-istri yang sama-sama aktifis dakwah. Saya yakin, dialog yang kurang lebih sama tidak hanya terjadi di hari itu, di keluarga itu. Ada banyak dialog yang berisi penguatan, motivasi, dan peneguhan dari akhwat kepada s...

Renungan Buat Ikhwan Akhwat Yang Berta'aruf di Dunia Maya

“Ukhti, aku tertarik ta’aruf sama anti.” Itulah kalimat yang sering diadukan oleh para akhwat yang penulis kenal. Dalam satu minggu bisa ada dua tawaran ta’aruf dari ikhwan dunia maya. Berdasarkan curhat para akhwat, rata-rata si ikhwan tertarik pada akhkwat melalui penilaian komentar akhwat. Banyaknya jaringan sosial di dunia maya seperti facebook, yahoo messenger, dll, menjadikan akhwat dan ikhwan mudah berinteraksi tanpa batas. Begitu lembut dan halusnya jebakan dunia maya, tanpa disadari mudah menggelincirkan diri manusia ke jurang kebinasaan. Kasus ta’aruf ini sangat memprihatinkan sebenarnya. Seorang bergelar ikhwan memajang profil islami, tapi serampangan memaknai ta’aruf. Melihat akhwat yang dinilai bagus kualitas agamanya, langsung berani mengungkapkan kata ‘ta’aruf’, tanpa perantara. Jangan memaknai kata “ta’aruf” secara sempit, pelajari dulu serangkaian tata cara ta’aruf atau kaidah-kaidah yang dibenarkan oleh Islam. Jika memakai kata ta’aruf untuk bebas berinter...

Akhwaat, Kenapa Kau Harus Menghapus Fotomu di Internet?

Assalamu'alaikum. wr.wb. Tulisan ini hanya sekedar peringatan buat akhwaat yang masih suka memajang foto-fotonya di internet seperti di Blog, Situs Forum, khususnya di Facebook dimana sekarang hampir semua aktivis dakwah yang melek internet mempunyai akun di situs pertemanan tersebut. Dari pengamatan saya selama memiliki akun di Facebook yang paling membuat miris adalah banyaknya wanita berjilbab yang memajang foto mereka bahkan beberapa di antaranya ada yang close up. Dari profile mereka ketahuan bahwa sebagian besar dari mereka adalah aktivis dakwah. Bagi yang masih mempunyai foto yang diupload ke FB, FS ataupun lainnya maka saya sarankan untuk segera menghapusnya dengan pertimbangan berikut ini: 1. Anda bisa jadi korban pornografi Ketika Anda mengupload foto ke internet maka yakinlah foto tersebut sudah bukan milik Anda, tidak ada yang benar-benar privasi di dunia maya. Anda mungkin merasa aman karena foto tersebut tersimpan di akun Anda yang kapan saja k...

Bekal-Bekal Menuju Pernikahan Sesuai Sunnah Nabi

Islam adalah agama yang universal. Agama yang mencakup seluruh aspek kehidupan. Tidak ada satu persoalan pun dalam kehidupan ini, melainkan telah dijelaskan. Dan tidak ada satu masalah pun, melainkan telah disentuh oleh nilai Islam, kendati masalah tersebut nampak ringan dan sepele. Itulah Islam, agama yang menebar rahmat bagi semesta alam. Dalam hal pernikahan, Islam telah berbicara banyak. Dari sejak mencari kriteria calon pendamping hidup, hingga bagaimana cara berinteraksi dengannya tatkala resmi menjadi penyejuk hati. Islam memberikan tuntunan, begitu pula Islam mengarahkan bagaimana panduan menyelenggarakan sebuah pesta pernikahan yang suka ria, namun tetap memperoleh berkah dan tidak menyelisihi sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, demikian pula dengan pernikahan yang sederhana namun tetap ada daya tarik tersendiri. Maka Islam mengajarkannya. Namun buku ini sebatas membahas tentang manfaat menikah, hal-hal yang berkenaan tentang khitbah (meminang...