Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Ramadhan

Golongan Yang Berhaq Menerima Zakat Fitrah

Pada intinya yang berhak mendapatkan zakat mal adalah delapan golongan seperti firman Allah Ta’ala di dalam surat At Taubah ayat 60 : إِ نَّمَا الصَّدَقَاتُ لِلْفُقَرَاءِ وَاْلمَسَاكِيْنِ وَاْلعَامِلِيْنَ عَلَيْهَا وَلِلْمُؤَلَّفَةِ قُلُوْبُهُمْ وَفِي الرِّقَابِ وَاْلغَارِمِيْنَ وَفِي سَبِيْلِ اللهِ وَابْنِ السَّبِيْلِ فَرِيْضَةً مِنَ اللهِ وَاللهُ عَلِيْمٌ حَكِيْمٌ “Hanyasanya sedekah (zakat) itu untuk orang–orang fakir,orang miskin, pengurus zakat, orang–orang muallaf, untuk memerdekakan hamba (budak), orang yang berhutang, pada jalan Allah dan untuk orang yang musafir sebagai suatu kewajiban dari Allah. Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (QS. At Taubah : 60) Namun permasalahannya adalah apakah mustahiq zakat fitrah sama sengan mustahiq zakat mal yang delapan golongan tersebut ?. Dalam hal ini terdapat ikhtilaf diantara para ulama. Pendapat Pertama : Adapun pendapat pertama menyatakan bahwa mustahiq zakat fitrah sama dengan mustahiq zakat mal. Seperti pendapat...

Sunnah dan Adab Berpuasa

1. Sahur, berbuka dan berdo’a.  a.) Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa salam bersabda :  تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِي السَّحُورِ بَرَكَةً ”Bersahurlah karena di dalam sahur itu adalah berkah.” (muttafaq ’alaihi) b.) Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa salam bersabda : لَا يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ ”Manusia senantiasa dalam keadaan baik selama mereka menyegerakan berbuka.” (muttafaq ’alaihi) c.) Hadits Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa salam : كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُفْطِرُ عَلَى رُطَبَاتٍ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّيَ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ رُطَبَاتٌ فَعَلَى تُمَيْرَاتٍ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تُمَيْرَاتٍ حَسَا حَسَوَاتٍ مِنْ مَاءٍ ”Adalah Nabi Shallallahu ’alaihi wa salam berbuka sebelum menunaikan sholat dengan beberapa ruthob (kurma basah), dan apabila tidak memiliki ruthob beliau berbuka dengan beberapa tamr (kurma kering), dan apabila tidak memiliki tamr beliau berbuka dengan menenggak seteguk air.” (Shahih¸ HR Tur...

Keutamaan Ramadhan dan Puasa

1.              Alloh Ta’ala berfirman : شَهْرُ مَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْآنُ ” Bulan Ramadhan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur`an ” [QS Al-Baqoroh : 185]. 2.              Alloh Ta’ala berfirman : إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ ” Sesungguhnya kami menurunkannya di malam lailatul qodar .” [QS Al-Qodar : 1]. 3.              Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa Salam bersabda : إِذَا دَخَلَ رَمَضَانُ فُتِحَتْ أَبْوَابُ السَمَاءِ وَأُغْلِقَتْ أَبْوَابُ جَهَنَّمِ وَسُلْسِلَتِ الشَّيَاطِيْن ”Apabila Ramadhan telah masuk, pintu-pintu langit dibuka dan pintu-pintu jahannam ditutup serta syaithan-syaithan dibelenggu.” Di dalam riwayat lain : إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِحَتْ أَبْوَابُ الجَنَّةِ ”Apabila Ramadhan telah datang, pintu-pintu surga dibuka”. Di dalam riw...

BULAN RAMADLAN : STASIUN BESAR MUSAFIR IMAN

Tak pernah air melawan qudrat yang ALLAH ciptakan untuknya, mencari dataran rendah, menjadi semakin kuat ketika dibendung dan menjadi nyawa kehidupan. Lidah api selalu menjulang dan udara selalu mencari daerah minimum dari kawasan maksimum, angin pun berhembus. Edaran yang pasti pada keluarga galaksi, membuat manusia dapat membuat mesin pengukur waktu, kronometer, menulis sejarah, catatan musim dan penanggalan. Semua bergerak dalam harmoni yang menakjubkan. Ruh pun – dengan karakternya sebagai ciptaan ALLAH – menerobos kesulitan mengaktualisasikan dirinya yang klasik saat tarikan gravitasi ‘bumi jasad’ memberatkan penjelajahannya menembus hambatan dan badai cakrawala. Kini – di bulan ini – ia jadi begitu ringan, menjelajah ‘langit ruhani’. Carilah bulan – diluar Ramadlan – saat orang dapat mengkhatamkan tilawah satu, dua, tiga sampai empat kali dalam sebulan. Carilah momentum saat orang berdiri lama di malam hari menyelesaikan sebelas atau dua puluh tiga rakaat. Caril...

Ceramah Rosululllah Saw menyambut kedatangan Ramadhan

Wahai manusia! Sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah, rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia di sisi Allah. Hari-hari yang paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan oleh-Nya. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan do’a-do’amu diijabah. Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membim-bingmu untuk melakukan shaum dan membaca kitabnya. Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu, kelaparan dan kehausan di hari kiamat. Bersedakahlah kepada kaum fuqoro dan masakin. Muliakanlah orang tuamu, sayangilah yang muda, sambungkanlah tali persau-daraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarnya. Kasihanilah ...

Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1433 H

Tidak terasa Bulan Ramadhan akan bersama kita lagi. Bulan rahmat dan maghfiroh selalu dinanti kaum muslimin sedunia. Senang rasanya bisa bertemu kembali. Rasa nikmat dan syukur tak terungkapkan ketika membersamai bulan Ramadhan dengan Ibadah dan taqarrub kepada Allah. Ya Robbana.. Menyambut bulan Ramadhan 1433 H dengan hati yang bersih, niat yang ikhlas bukan hanya slogan saja. Bersih batinnya bersih juga zhohirnya, bagus batinnya bagus juga zhohirnya. Untuk menambah kehusyukkan dan kesempurnaan Puasa Wajib Ramadhan, jangan lupa jadwal imsakiyah harus sudah ada... Berikut Jadwal Imsakiyah Bulan Ramadhan 1433 H dari Rukyat Hilal Indonesia (RHI).  Cara Downloadnya : Menggunakan MS Word : - Aktifkan jadwal sesuai lokasi anda. - Blok seluruh isi halaman  dan copy keseluruhannya →  Ctrl-A  → Ctrl-C - Buka halaman baru di MS-Word lalu paste di halaman tersebut  → Ctrl-V - Lakukan pengeditan → lakukan pencetakan .

Komitmen Amal Ba'da Ramadhan

Ramadhan memang telah berlalu. Dari pusat latihan itu memunculkan beberapa kelompok yang umumnya terdiri dari tiga golongan. Pertama, golongan yang tetap taat dalam kebenaran dan kebaikan, dia menjadikan ramadhan sebagai ghanimah rabbaniyah; hadiah termahal dari Allah Ta'alaa untuk meraih taqwa. Kedua, golongan yang kembali kumat ba'da Ramadhan. Inilah orang-orang yang dijajah oleh hawa-nafsunya. Baginya Ramadhan tak ubahnya seperti obat nyamuk. Ketiga, golongan yang biasa-biasa saja, mau di bulan atau di luar bulan Ramadhan, baginya sama saja, tak ada yang istimewa. Golongan orang kedua dan ketiga, setali-tiga uang. Sabda Nabi saw: "raghima anfu rajulin dakhala 'alayhi ramadhan tsumma'n-salakha qabla an yughfara lahu." Rugilah orang yang memasuki dan mengakhiri Ramadhan sementara dosanya tidak Allah ampuni." (H.R. Tirmidzi, Shahihul-Jami' [3510)]. Kemana pahala puasanya? Orang itu hanya kebagian haus dan lapas, hanya mendapat capai dan letih. Dan...

Masihkan Ramadhan Dihati Kita

Ramadhan telah meninggalkan kita dengan berjuta makna dan hikmah. Bulan yang penuh barakah dan maghfirah sudah berlalu membawa rahmat dan ampunan dari Allah ta'ala. Ia begitu cepat menghampiri kita, terasa baru beberapa saat saja. Terasa baru kemaren malam kita mengadakan tarawih pertama bersama keluarga dan saudara seiman. Masih terbayang segar dalam ingatan, ketika kita membeli kurma untuk menu buka puasa pada hari pertama Ramadhan. Ada rasa rindu akan suasana pada bulan suci ini yang begitu menyentuh hati, menggugah iman serta kedekatan kita kepada Allah Ta'ala maupun kedekatan batin kita kepada  saudara seiman. Suasana Ramadhan yang menyuburkan iman. Kaum muslimin berbondong-bondong menyambut seruan Allah Ta'ala. Memenuhi seruan untuk memperbanyak ibadah shalat, dzikir, tilawah, shadaqah dan lain-lain. Baik laki-laki maupun perempuan, dari anak-anak sampai orang tua, dari yang miskin sampai yang kaya. Semua berusaha menghiasi Ramadhan dengan ketaatan kep...

Pesan Moral Ibadah Shiyam

Ramadhan kembali datang, bulan penuh rahmat, barakah dan ampunan.  Kembali  akan terlihat anak-anak bersama ayah ibunya, paman, bibi dan saudara lainnya,  berbarengan berjalan menuju masjid, mushalla dan langgar terdekat untuk melaksanakan shalat Tarawih. Pasar juga mengalami perubahan suasana, ketika tingkat belanja para ibu rumah tangga meningkat. Maklum saja, selalu ada dan seakan harus diupayakan belanja tambahan untuk melengkapi acara buka Ramadhan dan sahur pada dini hari.Sekilas  bangsa Indonesia memang akan mengalami perubahan suasana ketika memasuki bulan puasa. Media massa, baik cetak mau pun elektronik berlomba menyajikan tayangan berbau agama.     Para artis pun yang sehari-hari biasanya berpakaian seksi mendadak berubah memakai pakaian tertutup dan bersikap lebih santun.Inilah pemandangan yang berkembang dan tumbuh pada setiap kedatangan Ramadhan. Sesuatu yang manusiawi namun tak boleh dibiarkan mandeg, berhenti sekedar seba...